Thursday, June 21, 2018

BUANA LINTAS LAUTAN MENCARI RP 351,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE

BUANA LINTAS LAUTAN MENCARI RP 351,86 MILIAR DARI RIGHTS ISSUE


Perusahaan pelayaran PT Buana Lintas Lautan (BULL) menargetkan Rp 351,86 miliar (US $ 24,98 juta) dari rights issue tahun ini.

Presiden direktur BULL Wong Kevin mengatakan pada hari Kamis bahwa, dari hasil, Rp 140 juta akan digunakan untuk modal kerja, sementara sisa uang akan digunakan untuk membeli kapal.

"Tahun lalu, kami memperoleh Rp 240 miliar dari rights issue dan kami membeli empat kapal. Tahun ini, kami meningkatkan target, jadi semoga kami dapat membeli lebih banyak kapal," katanya saat acara paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI). ) di Jakarta.

Setelah pembelian empat kapal pada tahun 2017, BULL kini memiliki 17 kapal, yang sebagian besar adalah tanker minyak dan gas.

Wong mengatakan bahwa pembeli siaga telah setuju untuk menghabiskan Rp 134,4 miliar. Jika hasil gagal untuk membantu perusahaan mencapai targetnya, ia akan beralih ke pembiayaan eksternal untuk membeli kapal.

Dalam laporannya yang tidak diaudit, pendapatan BULL meningkat sebesar 31,43 persen tahun ke tahun (yoy) pada kuartal pertama menjadi $ 21,11 juta, sementara laba bersihnya meningkat 109,44 persen menjadi $ 3,02 juta.

Namun, perusahaan baru-baru ini masuk daftar hitam oleh Pertamina atas dugaan penipuan. Perusahaan minyak milik negara yang dikeluarkan pada 16 Maret sebuah surat tentang daftar hitam. Pertamina mengatakan BULL telah gagal melaporkan bea cukai untuk tiga kapal - MT Bull Sulawesi, MT Flores dan MT Bull Papua.

Wong mengatakan bahwa meskipun daftar hitam tidak mempengaruhi kontrak yang sedang berlangsung, BULL dilarang berpartisipasi dalam lelang masa depan Pertamina. Saat ini, kontrak Pertamina berkontribusi hingga 50 persen dari pendapatan perusahaan.

"Kami sedang berkomunikasi secara intensif dengan Pertamina untuk menyelesaikan masalah ini. Kami tidak dapat berkomentar banyak tentang masalah sensitif ini saat ini," katanya.

No comments:

Post a Comment