Thursday, March 8, 2018

SETYA NOVANTO MENGAKUI DIA TIDAK MENYADARI TERKAIT DENGAN PEMALSUAN DATA MEDIS

SETYA NOVANTO MENGAKUI DIA TIDAK MENYADARI TERKAIT DENGAN PEMALSUAN DATA MEDIS

SETYA NOVANTO MENGAKUI DIA TIDAK MENYADARI TERKAIT DENGAN PEMALSUAN DATA MEDIS

Terdakwa kasus cucuran kartu identitas elektronik (e-KTP) Setya Novanto mengatakan bahwa dia tidak pernah bekerja sama dengan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, karena dirinya memiliki status sakit untuk menghindari Pemberantasan Korupsi. Komisi (KPK).

Pada 16 November, Setya mengatakan bahwa ia memang mengalami cedera kepala akibat kecelakaan hingga tak sadarkan diri.

Setya mengaku tidak mengenal Bimanesh dan hanya bertemu satu kali. "Saya bertemu dengannya saat saya pingsan, saya terbangun dan tiba-tiba ada dia. Kami mengobrol selama dua menit dan kemudian saya tidak sempat menemuinya lagi, "katanya sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Maret.

Dia bilang sudah punya data medis pribadi. Menurut Setya, dia baru mengetahui ada pemalsuan data mediknya. "Saya tidak tahu pemalsuan data medis semacam itu," katanya.

Dokter Bimanesh Sutarjo menjadi tersangka dalam kasus investigasi Setya Novanto. Dia diduga bekerja sama dengan pengacara Setya, Fredrich Yunadi, untuk menghindari pemeriksaan. Salah satunya dengan memanipulasi status kesehatan Setya.

Selama kecelakaan tersebut, Setya Novanto dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau dimana Bimanesh memberikan pernyataan tentang kondisi kesehatan Setya.

Hari ini, 8 Maret, Bimanesh akan menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

No comments:

Post a Comment