Wednesday, March 7, 2018

DIHUBUNGKAN DENGAN PKI, JOKOWI TIDAK BISA MENAHAN KEMARAHAN NYA

DIHUBUNGKAN DENGAN PKI, JOKOWI TIDAK BISA MENAHAN KEMARAHAN NYA


Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa tidak ada anak berusia di bawah lima tahun yang merupakan seorang komunis. Presiden membuat pernyataan saat mengeluhkan laporan media sosial yang menghubungkannya dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang tidak berfungsi.

"Saya tidak bisa menahan kemarahan saya tapi saya hampir tidak dapat melakukan apapun mengenai hal itu," kata Presiden di sini, Selasa.

Presiden mengatakan bahwa tuduhan dan tuduhan telah berulang kali dikeluarkan terhadapnya yang menghubungkannya dengan PKI, yang telah dilarang pada tahun 1965 setelah usaha kudeta dibatalkan. "Di mana logika saya lahir pada tahun 1961 yang berarti saya baru berusia 4 tahun pada waktu itu. Bisakah seorang anak berusia 4 tahun terlibat dalam pemberontakan PKI?" Jokowi mengatakan saat membagikan sertifikat lahan pertanian di Sentul, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar dan tidak ada orang dengan logika yang percaya bahwa seorang anak di bawah lima tahun adalah anggota PKI, tambahnya.

Dia meminta masyarakat untuk menggunakan logika dan tidak mudah terpancing saat mendengar informasi terutama dari sumber yang tidak diketahui. Sayangnya banyak orang mudah diyakinkan oleh hoax karena mereka tidak repot memikirkan dan menggunakan logika, katanya.

Laporan tentang hoax, libels dan ras sensitif, agama dan isu etnis merajalela tampaknya menciptakan ketidakstabilan menjelang pemilihan daerah pada bulan Juni tahun ini.

Negara ini akan menyelenggarakan 171 pemilihan daerah untuk gubernur, bupati dan walikota baru pada bulan Juni 2018 untuk diikuti dengan pemilihan kaki tangan dan presiden pada tahun 2019.

"Kita seharusnya tidak saling berhadapan menjelang pesta demokrasi untuk memilih bupati / walikota baru, gubernur dan presiden. Kita semua bersaudara di sebuah negara dan sebuah negara," kata Jokowi.

No comments:

Post a Comment