PENGUMUMAN KANDIDAT BAGUS UNTUK INVESTASI, KLAIM DARMIN

Dengan dua pasang calon presiden diumumkan, para investor sekarang memiliki gambaran yang lebih jelas tentang lanskap ekonomi dan politik negara itu dan oleh karena itu diharapkan lebih bersedia mengambil risiko, kata seorang menteri senior.
“Keuntungannya adalah para investor sekarang tahu para kandidat. Itu akan mengakhiri wait and see [sikap calon investor], ”kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Jumat.
Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada hari Kamis memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin sebagai pasangannya, sementara saingannya, Prabowo Subianto, memilih Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno, yang mencari pengunduran diri, sebagai calon wakil presiden.
Jokowi dan Prabowo akan melakukan pertandingan ulang dalam pemilihan presiden tahun depan.
Lebih pasti dalam politik nasional, kata Darmin, akan mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi, termasuk mengurangi impor dan mendorong ekspor untuk mempersempit defisit neraca berjalan dan untuk meringankan tekanan eksternal yang terutama berasal dari rencana Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga.
Kebijakan-kebijakan itu termasuk perluasan penggunaan 20 persen campuran biodiesel (B20), yang diharapkan mulai bulan depan dan menyelamatkan pemerintah US $ 5,9 miliar dalam valuta asing setiap tahun karena impor bahan bakar yang lebih rendah.
Mengingat reformasi struktural yang sedang berlangsung, Darmin optimis bahwa pertumbuhan investasi akan mencapai 7 persen pada paruh kedua tahun 2018. "Kami optimis bahwa investasi akan [kembali] ke angka 7 persen," katanya.
Pertumbuhan investasi melemah pada 5,87 persen tahun ke tahun selama kuartal kedua, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), lebih rendah dari pertumbuhan yoy sebesar 7,43 persen dalam tiga kuartal sebelumnya.
No comments:
Post a Comment