Saturday, July 21, 2018

PEMERINTAH MENYAMBUT BAIK RENCANA BI UNTUK MENARIK MODAL ASING

PEMERINTAH MENYAMBUT BAIK RENCANA BI UNTUK MENARIK MODAL ASING


Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah menyambut baik keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menerbitkan sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan periode jatuh tempo 9 bulan dan 12 bulan dalam upaya untuk menarik lebih banyak aliran modal masuk ke negara itu.

Dia mengatakan kebijakan itu akan memberi investor lebih banyak instrumen investasi. "Investor yang awalnya ingin menarik [modal mereka], dapat menggunakan uang mereka untuk membeli SBI sebagai gantinya," kata Darmin di Jakarta pada hari Jumat.

Rencana BI untuk mengeluarkan lebih banyak instrumen investasi diumumkan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pada hari Kamis. BI berhenti menerbitkan SBI 9 bulan dan 12 bulan pada tahun 2011 untuk mendukung instrumen jangka pendek, seperti perjanjian pembelian kembali (repo).

Rilis ulang instrumen datang di tengah keputusan untuk menahan suku kuncinya - tingkat repo tujuh hari - 5,25 persen menyusul pertemuan dewan gubernur BI dua hari pada 18 dan 19 Juli.

Menarik modal asing adalah salah satu dari beberapa strategi yang bank sentral telah terapkan dalam upaya untuk menjaga stabilitas rupiah, yang telah menderita dari tekanan eksternal yang terus berlanjut dari penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya.

Tekanan eksternal terhadap rupiah kemungkinan akan berlanjut karena Federal Reserve masih berencana untuk meningkatkan tingkat rujukannya.

No comments:

Post a Comment