Thursday, July 26, 2018

KELUARGA DIUSIR DARI KOMPLEKS PERUMAHAN MILITER BOGOR

KELUARGA DIUSIR DARI KOMPLEKS PERUMAHAN MILITER BOGOR


Keluarga yang tinggal di delapan rumah dalam kompleks perumahan militer di Kedung Badak, Bogor, digusur pada hari Kamis.

Keluarga-keluarga menolak pengusiran dengan membangun blokade pada pukul 6 pagi, tetapi Kepala Staf Komando Militer Bogor Suryakencana Letnan Kolonel Eko Saptono mengatakan keluarga perlu mengosongkan rumah-rumah karena tidak ada tentara aktif, veteran atau janda mereka yang tinggal di sana lagi.

"Keturunan tidak memiliki hak untuk tinggal di rumah-rumah, yang harus dikembalikan ke negara," kata Eko

Dia mengatakan surat peringatan telah dikirim pada beberapa kesempatan yang berbeda sejak 2013, tetapi bahwa keluarga telah menolak untuk mengosongkan rumah-rumah.

Andrian Herdis, kepala unit masyarakat yang kompleks (RW), mengatakan sebagian besar keluarga telah tinggal di kompleks itu sejak tahun 1948. Ketika para veteran dan janda mereka meninggal, rumah-rumah itu diserahkan kepada anak-anak mereka atau cucu-cucu mereka.

Andrian mengatakan keluarga yang terkena dampak akan meninggalkan kompleks hanya setelah pemerintah memberi mereka pengganti.

"Mereka berjanji untuk memberi kami apartemen murah sebagai pengganti tetapi kami belum mendengar apa-apa tentang itu sejak," katanya.

Menurut Andrian, warga yang diusir telah membayar pajak rumah dan tagihan air dan listrik kepada pemerintah Bogor setiap bulan.

No comments:

Post a Comment