PAM JAYA MEMINTA MAAF ATAS KEMATIAN PEKERJA DI PROYEK PIPA
AGEN CASINO - Perusahaan air milik Jakarta PAM Jaya meminta maaf pada hari Rabu atas kecelakaan di lokasi proyek pipa bawah tanah di Jl. Jembatan Tiga, Jakarta Utara, yang menyebabkan kematian seorang pekerja. Direktur Utama PAM Jaya, Erlan Hidayat mengatakan bahwa Tarno, korban, adalah pekerja yang di-outsource untuk proyek pemasangan pipa untuk menghubungkan jaringan distribusi air perusahaan ke Menara 1 dan 2 dari apartemen murah Penjaringan (Rusunawa).
MARINA118 - "Atas nama perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam dan memastikan bahwa kami akan mengkompensasi kerugian keluarga," katanya.
BANDAR BACCARAT - "Kami akan mengevaluasi dan membuat perbaikan untuk mencegah insiden seperti itu terjadi lagi di masa depan," tambahnya.
DRAGON TIGER - Proyek, yang dimulai pada 22 Januari, diharapkan akan selesai dalam 120 hari. Instalasi pipa dianggap sebagai salah satu proyek Palyja. Namun, perwakilan Palyja mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden itu tidak terjadi di situs mereka dan bahwa Tarno bukan salah satu pekerja mereka.
SICBO LIVE - "Kami tidak terkait dengan instalasi pipa atau proyek pengawasan untuk Penjaringan [apartemen murah]," kata juru bicara Palyja, Lydia Astriningworo pada hari Rabu.
ROULETTE ONLINE - Tarno, 42, dilaporkan tewas setelah terperangkap di lubang setinggi tiga meter dan terkubur dalam lumpur selama 12 jam. Teman-teman kerja Tarno dilaporkan berusaha menyelamatkannya tetapi menghentikan upaya mereka, takut bahwa mereka akan terjebak juga.

No comments:
Post a Comment