Monday, April 23, 2018

PERAMPOKAN ATM DITEMBAK MATI

PERAMPOKAN ATM DITEMBAK MATI


Diduga otak di balik serangkaian perampokan ATM di toko-toko di Jakarta, yang diidentifikasi hanya sebagai JA, ditembak mati oleh polisi pada jam-jam awal Senin, setelah dia dilaporkan menolak penangkapan.

“Kami harus menembak jatuh salah satu tersangka, yang merupakan dalang dari kejahatan, karena dia berusaha untuk memerangi kami selama serangan kami pagi ini,” kata kepala satuan pidana Kepolisian Jakarta Barat. Komisaris Sr. Edy Suranta Sitepu mengatakan pada hari Senin di Rumah Sakit Polisi Kramat Jati di Jakarta Timur.

JA, yang telah dicari oleh polisi selama seminggu terakhir, mengarahkan pistol ke petugas, Edy mengatakan, menambahkan bahwa kelompok yang dipimpin JA terdiri dari lima orang, yang kini telah ditangkap.

Edy mengatakan kelompok itu telah melakukan 53 perampokan di 28 toko kelontong di seluruh kota. "Mereka mengumpulkan setidaknya Rp 700 juta [US $ 50.190] dari kejahatan mereka dan kami masih menyelidiki apakah kelompok tersebut memiliki koneksi dengan sindikat lain," kata Edy.

Polisi menyita 90 kartu ATM, senjata, amunisi dan satu paket kristal methamphetamine, kata Edy.

No comments:

Post a Comment