KELUARGA KORBAN TRAGEDI SEMANGGI INGIN BERTEMU JOKOWI
AGEN CASINO TERPECAYA - Seorang anggota keluarga korban tragedi Semanggi I, Maria Catarina Sumarsih, mengatakan bahwa dia ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia, termasuk Semanggi I dan Semanggi II.
MARINA118 - Sumarsih mengatakan bahwa dia akan menemukan cara untuk bertemu Jokowi dalam beberapa hari ke depan. "Untuk menjaga harapan dan semangat saya," kata Sumarsih, ibu Bernardinus Realino Norma Irmawan, seorang siswa yang terbunuh dalam tragedi Semanggi I.
BANDAR BACCARAT - Dia mengatakan bahwa demonstrasi 'kamisan' (Kamis) di depan Istana Negara akan berlanjut sampai kasus hak asasi manusia diselesaikan oleh pemerintah. "Selama tidak ada kemauan dari Presiden, [kasus] tidak akan terselesaikan," katanya. Pemerintah bertanggung jawab atas penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia melalui proses hukum, katanya.
DRAGON TIGER - Setelah hampir 19 tahun, tragedi Semanggi I dan II masih harus diselesaikan. 25 September akan menandai ulang tahun ke 18 tragedi yang menewaskan seorang pelajar dan 11 lainnya di seluruh Jakarta dan menyebabkan ribuan lainnya luka-luka. Sementara itu, peringatan ke 19 Abad Semanggi I akan diperingati pada bulan November.
SICBO LIVE - Sumarsih mendapat harapannya kembali setelah Presiden Jokowi berjanji untuk menyelesaikan pelanggaran hak asasi manusia yang tercantum dalam Nawacita, sebuah manifesto dari sembilan prinsip. Dia percaya bahwa sudah saatnya Jokowi melakukannya. "Saya berharap Nawacita tidak akan berubah menjadi 'dukacita' [keputusasaan], atau bahkan kebohongan," katanya.
ROULETTE ONLINE - Sumarsih mengatakan bahwa Jokowi akan berhenti menggunakan isu hak asasi manusia sebagai komoditas politik menjelang pemilihan umum tahun 2019. "Jangan memilih mereka yang mendukung atau diduga melanggar hak asasi manusia. Itulah yang selalu saya ajak berkarya, "katanya.
No comments:
Post a Comment